everything you can imagine is real.
apakah mimpi hanya untuk seseorang yang berbakat dan terlahir kaya?
Seiring berjalannya waktu sampai saya berkuliah batas itu selalu hadir kembali kali ini pada impian. pemikiran waktu saya kecil datang kembali menghampiri bahwa saya mempunyai batas batas yang sulit untuk melampauinya. saya sering dikecewakan oleh itu, berusaha sampai panas menyapa tetapi masih tidak bisa menggapainya, banyak orang berkata "ada suatu batas yang orang tidak bisa melampaui itu, terimalah belajar bersyukur" tetapi saya masih bersikeras yakin bahwa takdir impian seseorang tidak ditentukan dari mereka lahir.
tetapi lagi dan lagi pemikiran itu mulai kabur dari benak saya apapun yang saya lakukan pasti akan dikalahkan oleh mereka yang punya uang dan bakat.
Saya tidak percaya mimpi akan terlalu sulit untuk orang biasa seperti saya. apa saya sebaiknya melanjutkan hidup dengan sekedar bisa makan dan berkeluarga dengan bahagia dan mulai melupakan mimpi saya?
ada pepatah berkata "im not born to be lucky, im born to be fighter" setelah membaca quote ini secercah harapan mimpi saya datang kembali menyapa, tetapi nyatanya jadi "fighter" itu sulit, setiap saat tersakiti dan menyakiti oranglain. berjuang tak sebercanda menulis quote untuk menambah saja, berjuang itu siap untuk tersakiti dan menyakiti siapapun untuk mencapai itu.


Komentar
stay comfortable with a temporal environment, continue to pour intake critical thinking even though it was only you who know
keren lurd 🤓