"The Reflection of Realitas"
Gemerlap tahun ini makin ciut
Begitupun asa senja yang makin surut
Kenangan bak ayunan
Menjadikan entitas bagai lidah kenikmatan
Setelah senja hari ini
Aku kembali pada posisi menanti
Harap dan risau menyelimuti
Akankah ku lebih baik dari masa ini
Esok ialah misteri penuh harapan
Misteri yang memicu adrenalin kehidupan
Kau tau masa dan waktu itu linier
Sedikit waktu tuk bisa mekar
Mulailah kembali pada kata "akal"
Lawan pikiran penghamba kenikmatan
Jangan menjadi Tuhan, berkuasa pada tanah yang dijanjikan.
Merendahlah, jika kau tau kita ada karena ketiadaan.
Merendahlah, jika kau tau bahwa kita bukanlah penunggang alam.
Puan dan Raden.
Camkan.
Dunia persis seperti apa yg kita lihat. Dunia tampak seperti yg ingin kita lihat.
Begitupun asa senja yang makin surut
Kenangan bak ayunan
Menjadikan entitas bagai lidah kenikmatan
Setelah senja hari ini
Aku kembali pada posisi menanti
Harap dan risau menyelimuti
Akankah ku lebih baik dari masa ini
Esok ialah misteri penuh harapan
Misteri yang memicu adrenalin kehidupan
Kau tau masa dan waktu itu linier
Sedikit waktu tuk bisa mekar
Mulailah kembali pada kata "akal"
Lawan pikiran penghamba kenikmatan
Jangan menjadi Tuhan, berkuasa pada tanah yang dijanjikan.
Merendahlah, jika kau tau kita ada karena ketiadaan.
Merendahlah, jika kau tau bahwa kita bukanlah penunggang alam.
Puan dan Raden.
Camkan.
Dunia persis seperti apa yg kita lihat. Dunia tampak seperti yg ingin kita lihat.


Komentar